Radya Pustaka, Wisata Sejarah Tertua Solo dengan Kuliner Legendaris

Daftar Isi
Radya Pustaka, Wisata Sejarah Tertua Solo dengan Kuliner Legendaris

Pengalaman Unik di Museum Radya Pustaka, Solo

Museum Radya Pustaka tidak hanya menjadi tempat untuk menelusuri sejarah, tetapi juga memberikan pengalaman yang tak terlupakan. Berlokasi strategis di kawasan Taman Sriwedari, museum ini menjadi destinasi yang cocok bagi para wisatawan yang ingin merasakan perpaduan antara budaya dan kesenangan berupa makanan.

Wisata Kuliner di Sekitar Museum

Setelah lelah berkeliling museum, pengunjung tidak perlu khawatir mencari tempat makan. Di sekitar kompleks taman, terdapat banyak pilihan kuliner yang menarik. Salah satu yang wajib dicoba adalah Sate Kere Yu Rebi, yang sangat ikonik. Bagi pecinta hidangan kambing, tidak jauh dari sana terdapat Sate Kambing Pak Manto, yang sudah melegenda dan sering dikunjungi oleh banyak orang.

Jika lebih suka suasana santai sambil menikmati kopi, pengunjung bisa mengunjungi deretan kedai kopi modern seperti ODDS, Margi, dan Getsee. Tempat-tempat ini menawarkan atmosfer yang kontras namun serasi dengan nuansa sejarah yang ada di sekitar museum.

Keunikan Museum Radya Pustaka

Berbeda dengan museum umumnya yang sering kali terasa kaku, Radya Pustaka memiliki daya tarik magis tersendiri. Sebagai salah satu museum tertua di Indonesia yang didirikan pada 28 Oktober 1890, tempat ini menyimpan harta karun yang melampaui benda fisik biasa. Selain arca, senjata tradisional, dan koleksi wayang, yang menjadi ciri khas museum ini adalah ribuan naskah kuno.

Bangkit Supriyadi, Staf Teknis Museum Radya Pustaka, menjelaskan bahwa gedung ini awalnya dirancang sebagai tempat penyimpanan memori negara. "Radya berarti negara, sedangkan Pustaka artinya buku," ujarnya. Dari sekian banyak naskah, terdapat sekitar 400 manuskrip tulisan tangan Jawa dan Arab, serta 1.200-an buku cetak Jawa yang masih menanti untuk dipelajari lebih dalam.

Nilai Budaya yang Tersembunyi

Naskah-naskah tersebut mengandung nilai-nilai budaya, kesehatan, agama, dan lainnya. Sayangnya, pengetahuan ini lebih banyak diakses oleh kalangan akademisi dan peneliti. Namun, pihak pengelola berupaya keras untuk mendekatkan warisan leluhur ini kepada generasi muda. Setiap tahun, mereka rutin menggelar kegiatan tahunan seperti kajian koleksi dan undangan narasumber untuk membedah naskah-naskah tersebut.

Kesempatan untuk Healing dan Belajar

Bagi siapa pun yang ingin melakukan healing dengan paket lengkap, Museum Radya Pustaka menjadi titik awal yang sempurna. Pengunjung dapat menikmati asupan ilmu sejarah yang mendalam sambil menikmati kuliner legendaris yang tersedia di sekitar museum. Pengalaman ini tidak hanya bermanfaat secara intelektual, tetapi juga memberikan kenikmatan bagi lidah.

Dengan kombinasi sejarah, budaya, dan makanan yang lezat, Museum Radya Pustaka menawarkan pengalaman yang unik dan tidak terlupakan. Jika Anda sedang berkunjung ke Kota Solo, jangan lupa untuk mengunjungi tempat ini dan merasakan sendiri pesona yang dimilikinya.

Posting Komentar