Populer Palangka Raya: 4 dari 7 Warga Mendawai Dirawat Diduga DBD, UMKM Kuliner Mendominasi

Perjalanan Karier Samsul Rizal dalam Birokrasi Kota Palangka Raya
Samsul Rizal, seorang birokrat yang kini menjabat sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Palangka Raya, memiliki kisah perjalanan karier yang penuh tantangan dan pengabdian. Sejak awal kariernya di dunia birokrasi, ia telah menghabiskan lebih dari tiga dekade untuk berpindah dari satu instansi ke instansi lain, membangun reputasi dan pengalaman yang cukup luas.
Lahir pada 1 Januari 1967 di Desa Gambah, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, Samsul Rizal menghabiskan masa kecilnya di daerah kelahirannya sebelum melanjutkan pendidikan menengah di Banjarmasin. Di kota ini, ia mulai membentuk disiplin dan semangat belajar yang menjadi dasar keberhasilannya di masa depan. Setelah lulus SMA, ia melanjutkan studi S1 di bidang Sosial Ekonomi Pertanian di Universitas Achmad Yani Banjarbaru.
Pada tahun 1995, Samsul Rizal resmi menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan ditempatkan di Kota Palangka Raya. Penempatan ini terjadi karena ia mengikuti sang istri yang sudah lebih dahulu bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di kota ini. Sejak saat itu, Palangka Raya menjadi tempat ia mengabdikan diri hingga kini.
Salah satu tantangan terbesarnya terjadi saat ia menjabat sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan selama masa pandemi Covid-19. Di tengah situasi krisis kesehatan, ia harus menghadapi berbagai tekanan dan tantangan, termasuk pengelolaan sumber daya, koordinasi dengan berbagai pihak, serta menjaga stabilitas layanan kesehatan di tengah ketidakpastian.
Selain itu, Samsul Rizal juga aktif dalam berbagai sektor pemerintahan. Salah satunya adalah peningkatan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya sektor kuliner. Ia menyatakan bahwa UMKM kuliner masih mendominasi usaha di Kota Palangka Raya. Hal ini dipicu oleh pertumbuhan penduduk serta aktivitas pendidikan dari berbagai perguruan tinggi yang ada di kota ini. Mahasiswa dari berbagai daerah sering mencari layanan makanan dan minuman, sehingga memberikan peluang besar bagi pengusaha lokal.
Selain itu, Samsul Rizal juga pernah terlibat dalam upaya penanganan kasus demam berdarah dengue (DBD). Beberapa waktu lalu, tujuh warga di Kompleks Mendawai, Kelurahan Palangka, mengalami gejala demam yang diduga merupakan DBD. Empat orang di antaranya masih menjalani perawatan di rumah sakit. Dinas Kesehatan bersama Puskesmas Bukit Hindu melakukan pengecekan langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi warga tersebut dan mencegah penyebaran lebih lanjut.
Peran Penting dalam Pengembangan Kota Palangka Raya
Sebagai seorang birokrat yang telah lama berkiprah di Kota Palangka Raya, Samsul Rizal tidak hanya fokus pada tugas administratif, tetapi juga berkontribusi dalam berbagai program pembangunan. Ia memahami bahwa kunci keberhasilan suatu daerah adalah adanya kerja sama yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta.
Selain itu, ia juga aktif dalam berbagai diskusi dan rapat yang berkaitan dengan kebijakan publik, termasuk dalam hal hukum dan perlindungan masyarakat. Misalnya, ia pernah menyampaikan pendapat mengenai penerapan pidana kerja sosial sebagai alternatif hukuman yang lebih manusiawi namun tetap efektif. Pendekatan ini dinilai dapat memberikan dampak positif bagi pelaku tindak pidana ringan serta memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Secara keseluruhan, perjalanan karier Samsul Rizal menunjukkan dedikasi, tanggung jawab, dan komitmen terhadap pelayanan publik. Dengan pengalaman yang dimilikinya, ia terus berkontribusi dalam membangun Kota Palangka Raya menjadi kota yang lebih maju, sejahtera, dan harmonis.
Posting Komentar