Penelitian: Minum Jus Jeruk Rutin Baik untuk Jantung

Daftar Isi
Featured Image

Manfaat Jus Jeruk untuk Kesehatan Jantung

Jus jeruk sering dianggap sebagai minuman yang menyegarkan berkat rasa asam dan manisnya yang seimbang. Namun, di balik rasanya yang lezat, jus jeruk ternyata memiliki banyak manfaat kesehatan, termasuk untuk kesehatan jantung. Banyak penelitian menunjukkan bahwa rutin mengonsumsi jus jeruk dapat memberikan dampak positif terhadap fungsi jantung dan sistem metabolisme tubuh.

Perubahan Genetik Akibat Konsumsi Rutin Jus Jeruk

Sebuah studi yang dilakukan oleh para ilmuwan menemukan bahwa konsumsi rutin jus jeruk murni dapat memengaruhi aktivitas gen dalam sel imun. Dalam penelitian tersebut, 20 orang dewasa sehat dengan usia antara 21 hingga 36 tahun mengonsumsi 500 ml jus jeruk setiap hari selama dua bulan. Hasilnya menunjukkan perubahan pada lebih dari 1.705 gen dalam sel imun peserta, dengan sebagian besar dari mereka mengalami penurunan respons (downregulated). Hal ini menunjukkan bahwa jus jeruk berpengaruh pada gen yang terkait dengan kesehatan jantung.

Perubahan genetik tersebut meliputi pengaruh pada tekanan darah, inflamasi, serta metabolisme lemak—faktor-faktor penting dalam menjaga kesehatan jantung. Studi ini juga menyoroti peran senyawa flavonoid yang terkandung dalam jeruk sebagai anti-inflamasi yang dapat bekerja pada tingkat molekuler dalam tubuh.

Flavonoid dalam Jus Jeruk Berperan Penting

Flavonoid adalah senyawa bioaktif alami yang ditemukan dalam buah dan sayuran, termasuk jeruk. Senyawa ini terutama terdapat di daging buah, selaput putih (albedo), dan kulit jeruk. Flavonoid diketahui berperan dalam menjaga kesehatan jantung dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

Menurut ahli diet kardiologi preventif, Michelle Routhenstein, konsumsi jus jeruk dapat membantu menurunkan tekanan darah, terutama pada orang dengan pre-hipertensi atau hipertensi stadium 1. Ia juga menjelaskan bahwa jus jeruk yang dikonsumsi setelah makan dapat meningkatkan kadar hesperetin plasma, yaitu flavonoid yang bermanfaat untuk fungsi endotel dan reaktivitas mikrovaskular.

Batasi Konsumsi Jus Jeruk

Meskipun manfaatnya banyak, konsumsi jus jeruk tetap perlu dibatasi. Jus jeruk mengandung gula alami yang cukup tinggi, terutama jika diminum dalam jumlah besar atau dalam bentuk kemasan yang ditambahkan gula. Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah, peningkatan insulin, dan risiko obesitas.

Selain itu, proses pembuatan jus dapat mengurangi kandungan serat dibandingkan buah jeruk utuh. Hal ini dapat mengurangi efek kenyang dan pengendalian gula darah.

Jenis Jeruk yang Baik untuk Kesehatan Jantung

Tidak semua jenis jeruk memiliki kandungan yang sama. Para ahli gizi merekomendasikan beberapa jenis jeruk yang kaya akan senyawa bermanfaat bagi jantung, seperti jeruk bali, jeruk mandarin, jeruk keprok, dan lemon. Namun, perlu diperhatikan bahwa jeruk bali bisa bereaksi negatif dengan beberapa obat, termasuk menghambat penyerapan kalsium.

Tips Mengonsumsi Jus Jeruk

Berikut beberapa tips dalam mengonsumsi jus jeruk:

  • Waktu minum: Jus jeruk paling baik diminum saat sarapan.
  • Konsumsi saat perut kosong: Disarankan untuk menghindari minum jus jeruk saat perut sedang kosong karena kandungan asamnya yang tinggi.
  • Batas harian: Konsumsi tidak boleh melebihi 1–2 gelas per hari.

Dengan memperhatikan batasan dan cara mengonsumsinya, jus jeruk tetap bisa menjadi pilihan minuman yang menyehatkan dan menyenangkan.

Posting Komentar