7 momen paling mengesankan Steve dan Dustin di Stranger Things, pasangan terbaik!

Daftar Isi
Featured Image

Perjalanan Persahabatan yang Tidak Terduga

Hubungan antara Dustin (Gaten Matarazzo) dan Steve (Joe Keery) dalam serial Stranger Things menghadirkan momen-momen yang penuh makna. Dimulai dari situasi yang kaku, hingga berakhir dengan janji emosional untuk mati bersama, hubungan mereka menunjukkan betapa kuatnya ikatan persahabatan. Meskipun awalnya terasa tidak terduga, penggemar sangat menyukai dinamika mereka.

Berikut adalah beberapa momen paling berkesan dalam perjalanan persahabatan Dustin dan Steve:

1. Rahasia Rambut dan Nasihat Cinta

Awal mula pertemuan mereka dimulai saat Dustin dan Steve bekerja sama mencari Dart, seekor Demodog. Dalam kesempatan itu, Steve memberikan nasihat tentang cinta, seperti cara berpura-pura tidak peduli agar pujaan hati jatuh hati. Ia juga memberikan tips rambut andalan, lengkap dengan rekomendasi semprotan Farrah Fawcett.

Beberapa waktu kemudian, Steve menangkap Dustin mencoba tips tersebut pada Max dan memberinya kedipan mata penuh arti. Dustin merasa kesal dan langsung membentak Steve, seperti seorang adik kepada kakak. Dari sini, persahabatan mereka mulai tumbuh.

2. Pesta Dansa dan Kehadiran Steve

Episode ini dipenuhi momen manis antara Dustin dan Steve. Mulai dari Dustin yang memakai hairspray sebelum pesta dansa, hingga Steve yang mengantarnya sambil memberi semangat tulus. Steve juga memberi nasihat agar Dustin tidak menggunakan suara aneh sebagai trik merayu. Semua adegan ini menegaskan bahwa mereka telah resmi menjadi sahabat sejati.

3. Reuni di Scoops Ahoy

Pertemuan kembali Dustin dan Steve di Scoops Ahoy menjadi momen yang penuh antusiasme. Sapaan mereka yang hangat, lengkap dengan jabat tangan ala lightsaber, menunjukkan bahwa Steve kini sepenuhnya masuk ke dunia para "kutu buku" Hawkins. Bahkan Robin heran dan bertanya berapa banyak anak yang sebenarnya Steve jadikan teman.

4. Janji "You Die, I Die"

Momen yang benar-benar mencuri perhatian adalah ketika Dustin dan Steve menemukan lift penuh peti misterius di bawah Starcourt Mall. Steve meminta yang lain mundur demi keselamatan, tetapi Dustin menolak mentah-mentah dan menyatakan bahwa jika Steve mati, ia juga akan mati. Pernyataan dramatis ini mencerminkan kesetiaan mereka yang tulus.

5. Steve Menang Berkelahi

Steve dikenal sering kalah dalam perkelahian, tetapi kali ini ia akhirnya menang melawan mata-mata Rusia. Dustin sangat bangga dan merayakan kemenangan Steve dengan sorak-sorai. Kalimat "You won a fight!" menjadi sorak pertama Dustin ketika melihat sahabatnya menang.

6. Pertengkaran dan Perkelahian

Ketegangan antara Steve dan Dustin mencapai puncaknya. Dustin sedang berduka atas kematian Eddie dan meluapkan emosinya kepada Steve. Situasi memanas ketika Steve tidak mendukung teori Dustin tentang generator perisai, lalu tanpa sengaja menyentuh luka terdalam dengan menyebut nama Eddie.

Steve secara jujur mengatakan bahwa kemarahan Dustin berasal dari kenyataan pahit yang sulit diterima. Ucapan ini memicu pertengkaran hebat yang berubah menjadi perkelahian fisik hingga ke Laboratorium Hawkins.

7. Momen Baikan dan Perdamaian

Sebagai sahabat sejati, mereka akhirnya berdamai. Dustin menyerahkan bola milik Eddie kepada Steve sebagai tanda perdamaian. Steve membalas dengan permintaan maaf tulus atas kata-kata menyakitkan yang pernah ia ucapkan.

Steve mengakui bahwa Eddie telah menyelamatkan nyawa mereka dan betapa besar arti sosok Eddie bagi Dustin. Ia menyesali sikapnya yang justru meluapkan amarah, alih-alih mendukung sahabatnya. Steve meletakkan tangannya di bahu Dustin dan mengakui bahwa kemarahannya muncul karena rindu pada sahabatnya. Dustin pun membalas sambil menangis dan mengungkapkan bahwa ia juga sangat merindukan Steve.

Dengan janji ikonik mereka, "Kau mati, aku mati," mereka kembali menegaskan ikatan mereka.

Kesimpulan

Momen-momen terbaik Steve dan Dustin dalam Stranger Things membuktikan bahwa persahabatan bisa tumbuh dari tempat yang paling tak terduga. Dari nasihat rambut yang kocak hingga pengorbanan dan kejujuran emosional pada saat tersulit, hubungan mereka berkembang menjadi salah satu ikatan paling hangat dalam serial ini. Pada akhirnya, Steve dan Dustin bukan hanya rekan dalam menghadapi monster, melainkan juga sahabat sejati yang saling menguatkan sampai akhir.

Posting Komentar