7 Perjalanan Karier Kang Da Wit dalam Pro Bono, Jadi Pion Kekuasaan?

Perjalanan Karier Kang Da Wit di Drakor Pro Bono
Kang Da Wit, diperankan oleh Jang Kyoung Ho, adalah tokoh utama dalam drakor Pro Bono (2025). Ia lahir dari keluarga miskin dan tumbuh sebagai anak yatim. Ibunya bekerja di sebuah pabrik kertas untuk memenuhi kebutuhan hidup. Meskipun hidupnya penuh dengan kesulitan, Kang Da Wit selalu merasa bahwa ibunya adalah pusat dunianya. Ia berusaha keras untuk menyelesaikan pendidikannya hingga lulus SMA.
Sayangnya, suatu hari ibunya mengalami kecelakaan kerja yang menyebabkan ia kehilangan tangannya. Hal ini membuat ibunya tidak bisa bekerja lagi. Sayangnya, kasus ini tidak mendapatkan perhatian yang cukup, sehingga akhirnya ibunya meninggal dunia karena sakit. Setelah kejadian itu, Kang Da Wit harus berjuang sendiri untuk mencari penghidupan.
Memulai Karier Hukum Tanpa Pendidikan Tinggi
Setelah kehilangan ibunya, Kang Da Wit terpaksa menghadapi tantangan hidup tanpa bantuan. Meski memiliki mimpi untuk melanjutkan studi, ia tidak bisa melanjutkannya karena keterbatasan ekonomi. Namun, ia tetap berusaha keras untuk membangun karier profesional. Dengan lulusan SMA, ia memilih jalur hukum sebagai jalan hidupnya. Ini merupakan langkah besar karena biasanya seseorang membutuhkan pendidikan tinggi untuk menjadi hakim.
Julukan "Hakim Rakyat" dan Ambisi Menjadi Hakim Agung
Ibunya sebelum wafat sempat memberi pesan kepada Kang Da Wit agar bisa menjadi sosok terbaik dalam bidang hukum. Pesan ini menjadi motivasi besar baginya. Ia sangat ingin menjadi Hakim Agung, bukan hanya karena ambisi, tetapi juga untuk membantu masyarakat yang tidak memiliki kekuasaan. Karena sikapnya yang selalu berpihak pada rakyat, ia diberi julukan “Hakim Rakyat”.
Terjebak Kasus Suap dan Kehilangan Jabatan
Saat ambisinya semakin dekat dengan menjadi Hakim Agung, Kang Da Wit menjadi sorotan. Di tengah momen penting ini, ia justru terjebak dalam kasus suap. Seorang narapidana mengaku sebagai teman SD-nya dan memberinya kotak apel yang ternyata berisi uang. Kang Da Wit tidak sadar karena sedang mabuk. Rekaman kejadian ini kemudian disebar ke orang-orang terdekat, membuatnya terkena skandal.
Bergabung dengan Firma Hukum Terbesar
Setelah skandal tersebut diketahui oleh mentor dan atasan, Kang Da Wit harus meninggalkan posisinya sebagai Hakim. Ia dipaksa keluar dari pengadilan dan beralih menjadi pengacara. Di tengah situasi sulit ini, mantan pacarnya, Oh Jung In, memberikan penawaran kerja padanya. Ia diajak menjadi ketua Tim Pro Bono di firma hukum milik ayahnya, Oh & Partner.
Dikhianati oleh Mentor dan Asisten Pribadi
Meski berada di Tim Pro Bono, Kang Da Wit masih terus berjuang untuk membersihkan namanya dari kasus suap. Akhirnya, ia menemukan fakta bahwa mentor dan asistennya, Shin Joong Suk serta Yoo I Na, diduga terlibat dalam kasus yang menjatuhkannya. Ini menjadi pukulan berat bagi Kang Da Wit, yang selama ini menghormati kedua orang tersebut.
Tersandung Kasus Penyelewengan Jabatan
Pelaku yang menjebak Kang Da Wit kemudian meminta bantuan Park Gi Ppeum untuk membela kasus ayahnya. Kasus ini mengungkap bahwa pemilik pabrik tempat ibu Kang Da Wit bekerja adalah Yoo Baek Man. Kang Da Wit dituduh melakukan penyelewengan jabatan karena membawa Yoo Baek Man ke pengadilan atas kebakaran pabrik yang menewaskan pegawai magang. Ia juga diduga membocorkan dan memanipulasi bukti pengadilan.
Kesadaran akan Pion Kekuasaan
Dari kasus-kasus yang terus berdatangan, Kang Da Wit mulai menyadari bahwa dirinya sering kali menjadi pion dalam konflik kekuasaan. Ketika berusaha mempertahankan Tim Pro Bono, ia menemukan bahwa pemilik firma hukum, Oh Gyu Jang, mungkin terlibat dalam skenario yang mengancam pekerjaannya sebagai hakim.
Apakah Kang Da Wit Akan Terbukti Bersalah?
Di tengah tekanan kekuasaan dan tekanan hukum, Kang Da Wit terus berjuang untuk mempertahankan mimpinya. Pertanyaannya adalah, apakah ia akan terbukti bersalah dalam drakor Pro Bono? Masih banyak misteri yang akan terungkap dalam episode mendatang.
Posting Komentar