Apa Itu Forta (FORT)? Tujuan, Fungsi, dan Teknologi yang Digunakan

Daftar Isi
Featured Image

Keamanan di Era Teknologi Blockchain dan DeFi

Keamanan menjadi aspek yang sangat penting dalam dunia teknologi, terutama dengan pesatnya perkembangan blockchain dan keuangan terdesentralisasi (DeFi). Banyak kasus peretasan dan penipuan telah merugikan pengguna akibat kurangnya sistem pemantauan yang efektif. Untuk menghadapi tantangan ini, berbagai inovasi terus muncul guna meningkatkan keamanan jaringan dan aset digital. Salah satu proyek yang menarik perhatian komunitas kripto adalah Forta (FORT).

Apa Itu Forta (FORT)?

Forta (FORT) adalah sebuah jaringan keamanan siber terdesentralisasi yang dirancang untuk melindungi aset dan protokol di dunia Web3. Jaringan ini memantau seluruh transaksi dan perubahan yang terjadi pada blockchain secara real-time untuk mendeteksi ancaman serta aktivitas mencurigakan. Forta menggunakan jaringan node independen dan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk melakukan tugas tersebut.

Dengan pendekatan ini, Forta bertindak seperti sistem alarm yang dapat mengingatkan proyek-proyek kripto sebelum mereka diserang oleh peretas. Hal ini membantu mencegah hilangnya dana yang bisa mencapai miliaran dolar. Forta bahkan bisa memberitahu pemilik bahwa ada percobaan peretasan beberapa menit sebelum terjadi, sehingga memberikan kesempatan untuk mengamankan aset.

Jaringan Forta telah mendeteksi ancaman eksploitasi senilai lebih dari $2 miliar dan melindungi lebih dari 1 juta pengguna akhir.

Tujuan Utama Forta (FORT)

Tujuan utama dari Forta adalah menciptakan landasan keamanan yang dapat diandalkan oleh seluruh ekosistem Web3. Dalam dunia yang terbuka dan terdesentralisasi, ancaman keamanan terus berevolusi dengan cepat. Berikut beberapa tujuan utama Forta:

  1. Mencegah Kerugian Keuangan
    Forta bertujuan meminimalisir kerugian dana akibat eksploitasi smart contract, scam, dan serangan siber lainnya dengan memberikan peringatan dini yang dapat ditindaklanjuti.

  2. Mendesentralisasikan Keamanan
    Berbeda dengan model keamanan tradisional yang terpusat, Forta membangun jaringan monitoring yang dioperasikan oleh berbagai pihak independen di seluruh dunia. Hal ini membuatnya lebih tahan terhadap sensor dan kegagalan tunggal.

  3. Memungkinkan Keamanan Real-Time
    Forta bergerak melampaui pendeteksian ancaman dengan Forta Firewall, sebuah lapisan keamanan yang dapat memblokir transaksi berbahaya sebelum transaksi tersebut dieksekusi pada blockchain.

Teknologi yang Digunakan Forta

Forta didukung oleh teknologi unik dan robust, yakni menggabungkan kekuatan komunitas dengan kecanggihan mesin. Berikut adalah komponen kunci yang menjalankan platform ini:

  1. Scan Nodes (Node Pemindai)
    Node-node independen ini dijalankan oleh berbagai pihak di seluruh dunia untuk memindai setiap transaksi dan blok baru yang ditambahkan ke blockchain. Saat ini, ada lebih dari 4,000 node aktif yang memantau tujuh jaringan blockchain berbeda.

  2. Detection Bots (Bot Pendeteksi)
    Bot-bot ini adalah skrip program yang dirancang oleh developer untuk mencari pola ancaman spesifik, seperti aktivitas pencucian uang, kontrak mencurigakan, atau transaksi bernilai tinggi yang tidak biasa.

  3. Forta Firewall
    Forta Firewall adalah evolusi terbaru Forta dari sekadar mendeteksi menjadi mencegah ancaman. Firewall diintegrasikan langsung ke dalam lapisan sequencer blockchain (biasanya L2/Rollup) dan menyaring setiap transaksi secara real-time (dalam waktu <10ms) sebelum dieksekusi.

  4. Machine Learning (ML) dan AI
    Forta memanfaatkan kecerdasan buatan untuk meningkatkan akurasi deteksi. Salah satu bot berbasis machine learning-nya telah berhasil mendeteksi ratusan juta dolar potensi peretasan sebelum serangan itu benar-benar terjadi.

Token Forta (FORT)

Token FORT adalah aset digital yang menjadi penggerak seluruh ekonomi dan keamanan di dalam jaringan Forta. Token ini memiliki total suplai tetap sebesar 1 miliar FORT, yang berarti jumlahnya tidak akan bertambah di masa depan. Dari total tersebut, sekitar 235,8 juta token FORT saat ini beredar di pasar.

FORT menunjukkan perannya sebagai aset utilitas yang penting dalam mendukung ekosistem keamanan terdesentralisasi milik Forta dengan kapitalisasi pasar mencapai sekitar 8,5 juta dolar AS.

Fungsi Token Forta (FORT)

Berikut beberapa fungsi atau kegunaan token Forta (FORT):

  1. Staking untuk Node dan Bot
    Para operator node pemindai dan developer bot harus mempertaruhkan (staking) token FORT sebagai jaminan ekonomi. Jika mereka melakukan tindakan jahat atau lalai, taruhan ini dapat dipotong (slashed).

  2. Pembayaran Biaya
    Pengguna yang ingin berlangganan layanan data Forta atau menggunakan Forta Firewall membayar biayanya dalam token FORT.

  3. Tata Kelola (Governance)
    Pemegang token FORT dapat berpartisipasi dalam pengambilan keputusan untuk masa depan protokol melalui proses governance yang terdesentralisasi.

Forta (FORT) hadir sebagai solusi inovatif untuk menjaga keamanan ekosistem blockchain. Dengan teknologi canggih dan pendekatan terdesentralisasi, Forta menjadi salah satu proyek yang patut diperhatikan dalam dunia kripto.

Posting Komentar