Fakta Akupunktur Kosmetik, Wajah Lebih Muda dengan Mudah

Table of Contents
Featured Image

Apa Itu Akupunktur Kosmetik?

Akupunktur kosmetik adalah teknik pengobatan tradisional Tiongkok yang kini semakin populer sebagai bagian dari perawatan kecantikan modern. Metode ini menggunakan jarum tipis dan steril yang ditusukkan secara strategis ke titik-titik tertentu pada kulit, terutama di area wajah. Tujuannya adalah untuk merangsang aliran darah sekaligus menyeimbangkan Qi, energi vital dalam konsep pengobatan tradisional Tiongkok.

Meskipun fokus utamanya adalah wajah, akupunktur juga bisa dilakukan di bagian tubuh lain untuk mendukung hasil yang diinginkan. Meski bukti ilmiah mengenai manfaatnya masih terbatas, popularitas metode ini terus meningkat. Banyak pasien akupunktur tradisional tertarik mencobanya, dan sejumlah ahli kulit maupun praktisi akupunktur menilai ada potensi manfaat positif.

Bagaimana Cara Kerjanya?

Akupunktur kosmetik mirip dengan teknik micro-needling, yaitu menusukkan jarum-jarum tipis ke permukaan kulit untuk menciptakan luka mikro. Luka kecil ini memberi sinyal pada tubuh untuk memulai proses penyembuhan alami. Hasilnya, aliran darah dan getah bening meningkat, sehingga oksigen dan nutrisi lebih banyak tersalurkan ke area yang dirangsang.

Selain itu, mikrotrauma pada kulit memicu pelepasan zat kimia yang membantu mengurangi peradangan sekaligus merangsang sel fibroblas. Sel inilah yang berperan penting dalam produksi kolagen dan elastin, dua komponen utama yang menjaga kulit tetap kencang, elastis, dan terhidrasi.

Manfaat Akupunktur Kosmetik

Meski masih memerlukan lebih banyak bukti ilmiah, beberapa potensi manfaat bagi kesehatan kulit dan tampilan wajah antara lain:

  • Merangsang produksi kolagen: Akupunktur wajah diduga dapat meningkatkan aliran darah dan sistem limfatik di area wajah. Sirkulasi yang lancar membantu mengantarkan oksigen dan nutrisi ke jaringan kulit, yang kemudian dapat merangsang produksi kolagen.
  • Membantu mengurangi jerawat: Stimulasi pada sistem limfatik dapat membantu tubuh membuang racun dan sisa metabolisme yang bisa memicu peradangan dan jerawat.
  • Mengurangi peradangan dan ketegangan rahang: Penusukan jarum di titik tertentu membantu melancarkan sirkulasi darah dan menstimulasi sistem imun tubuh.
  • Manfaat lainnya: Akupunktur wajah juga diketahui dapat meningkatkan kelenturan kulit, ketebalan otot, dan perbaikan kondisi kulit seperti dermatitis atopik dan gatal.

Apakah Akupunktur Kosmetik Bisa Jadi Alternatif Botox?

Akupunktur wajah disebut-sebut bisa menjadi alternatif alami Botox. Berbeda dengan Botox atau filler yang bekerja dengan cara melemahkan otot wajah atau menambah volume di area tertentu, akupunktur wajah justru menstimulasi tubuh untuk memperbaiki dirinya sendiri. Keunggulan utama dari akupunktur wajah adalah tidak menyebabkan hilangnya massa otot wajah, efek samping yang kadang terjadi pada penggunaan Botox dalam jangka panjang.

Namun, penting dicatat bahwa meskipun hasil awal menjanjikan, bukti untuk akupunktur wajah masih terbatas. Studi umumnya berskala kecil dan tidak selalu menggunakan grup kontrol.

Protokol Umum Akupunktur Estetika

Satu sesi akupunktur estetika biasanya berlangsung 30–40 menit, dengan frekuensi terapi 1–2 kali per minggu. Efek akupunktur akan optimal apabila dilakukan selama satu serial pengobatan yaitu 10–12 kali terapi. Dengan terapi rutin, kamu bisa mendapatkan efek kumulatif yang bertahan lebih lama.

Potensi Efek Samping dan Keamanan

Akupunktur umumnya aman jika dilakukan oleh tenaga profesional yang berkualifikasi. Jadi, penting untuk memilih praktisi akupunktur yang memiliki lisensi. Efek samping yang terkait dengan akupunktur umumnya dianggap ringan dan dapat diabaikan. Rasa pegal cukup sering terjadi. Memar ringan atau sedikit perdarahan juga mungkin muncul, terutama pada individu yang mengonsumsi obat pengencer darah atau memiliki gangguan darah berat.

Dalam kasus yang jarang, penusukan jarum terlalu dalam dapat menyebabkan cedera internal seperti infeksi, paru-paru kolaps, atau tertusuknya paru-paru. Sebuah laporan kasus tahun 2021 menunjukkan bahwa seseorang dengan diabetes yang tidak terdiagnosis, dan bukan seorang praktisi akupunktur berlisensi, mengalami abses setelah melakukan akupunktur sendiri.

Hasil dan Perawatan Pasca Prosedur

Secara umum, akupunktur wajah tidak memerlukan aturan perawatan khusus setelah prosedur. Kamu bisa langsung kembali beraktivitas seperti biasa. Namun, sebaiknya tetap menjaga tubuh tetap terhidrasi dan menghindari prosedur suntik lain seperti Botox atau filler selama menjalani rangkaian terapi akupunktur.

Hasil positif kadang sudah bisa terlihat hanya dari satu kali sesi, seperti berkurangnya bengkak atau wajah tampak lebih segar, kulit terlihat lebih sehat, dan otot wajah terasa lebih kencang dan berisi.

Posting Komentar