6 Fakta Menyeramkan Pennywise yang Membuat Takut!

Daftar Isi
Featured Image

Pennywise: Karakter Horor yang Terus Menghantui Dunia

Pennywise adalah salah satu karakter horor yang paling dikenal dalam sejarah. Ia setara dengan Dracula dan Frankenstein, dan telah menjadi bagian dari budaya populer selama beberapa dekade. Pertama kali muncul dalam novel best-seller Stephen King berjudul It (1986), Pennywise, yang suka menyamar sebagai badut penari, telah meneror penonton dengan kehadirannya yang menakutkan. Pada tahun 1990, sebuah miniseri televisi yang dibintangi oleh Tim Curry menghadirkan kembali karakter ini, dan dari sana muncul istilah coulrophobia, atau ketakutan terhadap badut.

Dua puluh tujuh tahun kemudian, adaptasi layar lebar dari buku Stephen King ini dirilis di bioskop dan menjadi blockbuster. Film It (2017) berhasil menarik banyak penonton, dan sekuelnya yang berjudul It: Chapter Two (2019) juga sukses, meskipun tidak seheboh film pertamanya. Sekuel ini membuktikan bahwa penonton tetap tertarik dengan Pennywise. Lebih menarik lagi, serial prekuelnya yang berjudul IT: Welcome to Derry tayang di HBO Max pada 26 Oktober 2025. Serial ini memperkenalkan kisah lengkap Pennywise yang tidak bisa dijelaskan hanya dalam dua film saja.

Berikut ini adalah fakta-fakta menarik tentang Pennywise:

1. Inspirasi dari Troll di Bawah Jembatan

Stephen King mengaku terinspirasi oleh kisah Three Billy-Goats Gruff saat menciptakan Pennywise. Ia melihat jembatan dan mendengar suara dari sepatu botnya yang usang. Dari situ, ia teringat pada troll yang tinggal di bawah jembatan. Selain itu, ia juga mengingat pengalamannya berjalan-jalan di Bangor, Maine setelah hujan badai, di mana ia kembali membayangkan troll di bawah selokan. Karena ketakutannya di masa kecil, ia memilih untuk membuat Pennywise sebagai badut, yang sering membuat anak-anak takut.

2. Menakuti Korban Sebelum Memangsanya

Pennywise tidak hanya membunuh korban, tetapi juga mempermainkannya terlebih dahulu. Baginya, makanan harus dinikmati. Anak-anak lebih mudah ditakuti karena mereka masih percaya pada hal-hal yang mustahil. Berbeda dengan orang dewasa yang cenderung meragukan makhluk supernatural. Hal ini membuat Pennywise lebih mudah menangkap korban yang tak sadar.

3. Siklus Makan yang Tersembunyi

Pennywise adalah makhluk luar angkasa yang terlelap di bawah tanah hingga abad ke-16. Setelah terbangun, ia mulai memburu anak-anak. Setelah puas, ia kembali tidur selama 27 tahun. Siklus ini terjadi selama ratusan tahun. Penduduk Derry sering melupakan peristiwa traumatis karena pengaruh Pennywise, sehingga monster ini terus meneror tanpa kendali.

4. Adegan yang Terinspirasi dari Pembunuhan Nyata

Adegan dalam It: Chapter Two yang menunjukkan seorang laki-laki gay dipukuli dan dilempar dari jembatan ternyata terinspirasi dari pembunuhan Charlie Howard pada tahun 1984. Stephen King mengambil inspirasi dari kisah nyata tersebut dan memasukkannya ke dalam bukunya. Meskipun kontroversial, adegan ini penting karena menunjukkan bahwa Pennywise menargetkan orang-orang yang diabaikan oleh masyarakat.

5. Kemampuan Mengendalikan Pikiran Manusia

Pennywise memiliki kemampuan untuk mengendalikan pikiran manusia. Ia bisa membaca pikiran korban dan mengubah bentuknya sesuai dengan ketakutan mereka. Ia juga bisa memengaruhi ingatan para saksi agar melupakan pengalaman traumatisnya, sehingga kota Derry tetap stabil dan persediaan makanannya tetap berlimpah.

6. Apakah Pennywise Bisa Berkembang Biak?

Dalam buku It, Pennywise digambarkan sebagai laba-laba raksasa yang sedang hamil. Ini memicu pertanyaan apakah Pennywise bisa berkembang biak. Namun, ini mungkin hanya strategi untuk menakuti Losers' Club. Fakta ini lebih bersifat metaforis, mewakili rasa ketakutan dan kecemasan manusia.

Serial IT: Welcome to Derry yang tayang di HBO Max menunjukkan bahwa mimpi buruk Pennywise belum selesai. Siapa yang siap diteror oleh si badut penari lagi?

Posting Komentar