25 Pantun Singgung, Membakar Perasaan

Daftar Isi
Featured Image

Jenis-Jenis Pantun Sindiran Singkat yang Bisa Membuat Lawan Bicara Kena Mental

Pantun sindiran singkat sering kali menjadi pilihan terbaik bagi seseorang yang ingin menyampaikan rasa tidak suka tanpa harus berkata kasar atau mengucapkan sindiran yang terlalu tajam. Dengan menggunakan pantun, kamu bisa menyampaikan pesan dengan cara yang lebih halus namun tetap efektif. Berikut ini beberapa jenis pantun sindiran singkat yang bisa kamu gunakan dalam berbagai situasi.

Pantun Sindiran Singkat tentang Utang

Jika kamu pernah merasa kesal karena seseorang terus-terusan meminjam uang tanpa ada itikad baik untuk membayarnya, pantun sindiran tentang utang bisa menjadi solusi yang tepat. Berikut contohnya:

  1. Pergi sekolah naik sepeda
    Ketika pulang langsung ke rumah
    Pinjam uang setengah memaksa
    Bayar utangnya sangat susah

  2. Lepaskan ternak dari kandang
    Membabat rumput dengan celurit
    Sering kali pinjam uang
    Giliran dipinjam sangat pelit

  3. Aku punya sebidang taman
    Untuk bersantai di waktu petang
    Aku punya seorang teman
    Kalau datang meminta utang

  4. Pergi ke Semarang
    Mencabut cabut gigi
    Ditagih utang
    Malah pergi

  5. Di pagar bunga melilit
    Tumbuh subur jadi serumpun
    Kalau ditanya soal duit
    Pelitnya minta ampun

Pantun Sindiran Singkat untuk Saudara

Saudara bisa menjadi sumber ketidaknyamanan jika memiliki sikap yang kurang menyenangkan. Berikut adalah pantun sindiran singkat yang cocok untuk menyindir saudara:

  1. Minum es serut dingin-dingin
    Makin enak pakai markisa
    Punya adik susah dibilangin
    Kalau sudah kejebur baru terasa

  2. Malam hari penuh bintang
    Badan menggigil kedinginan
    Kakak kentut gak bilang-bilang
    Baunya jadi gak karuan

  3. Pergi ke pasar liat kucing
    Bulu kucingnya warna item
    Gak ketemu bikin pusing
    Tiap ketemu malah berantem

  4. Kakakku yang hobinya ngomel dan protes
    Tapi dibalik itu, dia perhatian banget
    Selalu ingatkan kita, jadi lebih baik
    Walaupun cara penyampaian kadang-kadang keras!

  5. Ambil duren pake kresek
    Kreseknya bolong jadi dibuang
    Liat adek berbuat resek
    rasanya ingin ku tendang

Pantun Sindiran Singkat untuk Teman

Terkadang, teman bisa menjadi sumber masalah jika hubungan tidak sejalan lagi. Berikut pantun sindiran singkat yang cocok untuk teman:

  1. Atap masjid berbentuk kubah
    Kubahnya berwarna biru
    Jika dinasehati tak juga berubah
    Lebih baik cari sahabat baru

  2. Pohon mangga disamping beringin
    Rumah sejuk segar dirasa
    Punya teman susah dibilangin
    Kalau sudah gagal baru terasa

  3. Pembunuhan banyak korban
    Hantunya datang menemui pelakunya
    Dia mengaku sebagai teman
    Tapi berkhianat juga akhirnya

  4. Naik sepeda ke taman
    Ketemu monyet pake kemeja
    Awalnya sih kita teman
    Sekarang cuma kenal aja

  5. Ke pasar beli kue cucur
    Dimeja malah dimakan semut
    Kusangka teman yang jujur
    Rupanya musuh dalam selimut

Pantun Sindiran Singkat tentang Jomblo

Pantun sindiran singkat juga bisa digunakan untuk menyindir para jomblo dengan cara yang lucu dan mengundang tawa:

  1. Makan soto di Surabaya
    Sudah jomblo malah banyak gaya

  2. Makan semangka sambil naik odong-odong
    Kalau kamu suka, nyatain dong

  3. Batu bata punya tetangga
    Kamu cinta akunya engga

  4. Dulu delman sekarang dokar
    Dulu teman sekarang pacar

  5. Ada setan nakutin preman
    Ada mantan pengin balikan

Pantun Sindiran Singkat Bikin Ngakak

Jika kamu ingin membuat lawan bicaramu tertawa dan sedikit kesal, berikut pantun sindiran singkat yang bisa bikin ngakak:

  1. Main kresek sambil nonton ultramen
    Mukamu resek kayak kucing oren

  2. Saringan pelet kena rambut
    Kamu lelet kayak siput

  3. Makan sop buntut ikannya paru
    Sudah kentut, tak mau ngaku

  4. Good morning selamat pagi
    Gigimu kuning bau terasi

  5. Lontong balap makannya di pinggir
    Saking terlelap ilernya mengalir

Ciri Khas Struktur Pantun Sindiran

Seperti pantun pada umumnya, pantun sindiran biasanya terdiri dari empat baris dengan pola sajak a-b-a-b. Baris pertama dan kedua biasanya merupakan sampiran, sementara baris ketiga dan keempat berisi isi yang menyindir. Pantun ini bisa bersifat halus atau jenaka, meski maknanya menohok. Tidak semua pantun sindiran bersifat kasar atau ofensif, tergantung pada cara penyampaiannya.

Posting Komentar