5 Film Horor Psikologis Asia di Netflix untuk Penggemar Exit 8

Pengalaman Menegangkan dari Film Horor Psikologis
Setelah mendapatkan standing ovation selama 8 menit di Cannes Film Festival 2025, film Exit 8 akhirnya hadir di Indonesia pada hari Rabu (10/9/2025). Film horor psikologis asal Jepang ini merupakan adaptasi dari game indie yang populer dengan judul sama yang dirilis pada tahun 2023. Disutradarai oleh Genki Kawamura, cerita film ini mengikuti seorang pria (diperankan oleh Kazunari Ninomiya) yang terjebak di lorong stasiun bawah tanah dan harus mengikuti aturan tertentu untuk bisa keluar.
Keunggulan utama dari Exit 8 adalah kemampuannya dalam memperluas cerita sederhana dari game menjadi pengalaman sinematik yang kompleks. Banyak kritikus dan penonton memuji kerapian alur non-linier, atmosfer liminal horror yang mengganggu, pesan kuat tentang "break the system", serta akting Ninomiya yang sangat meyakinkan. Bahkan, situs Rotten Tomatoes memberikan predikat fresh dengan skor 95 persen.
Jika kamu sudah menonton Exit 8 dan jatuh cinta dengan cara film ini memainkan pikiranmu, berikut ini beberapa rekomendasi film horor psikologis Asia yang bisa membuatmu overthinking lagi.
Rekomendasi Film Horor Psikologis Asia
1. The Call (2020)
Film horor psikologis Korea Selatan ini tidak hanya membuat merinding lewat adegan sadis, tetapi juga memainkan emosimu dengan konsep time travel yang menantang pemikiran. Ceritanya mengikuti Seo Yeon (diperankan oleh Park Shin Hye) yang pulang ke rumah masa kecilnya setelah lama pergi. Di sana, ia menemukan telepon tua misterius yang menghubungkannya dengan Young Sook (diperankan oleh Jeon Jong Seo), perempuan dari tahun 1999 yang perlahan menunjukkan sisi psikopatnya.
Sama seperti Exit 8, The Call juga menguji batas logika lewat alur twisty yang sulit diprediksi. Setiap keputusan Seo Yeon membawa efek domino yang bikin penonton bertanya-tanya. Kalau bisa mengubah masa lalu, berani tidak kita menanggung konsekuensinya di masa depan?
2. Incantation (2022)
Film horor found footage ini bukan sekadar tentang kamera goyang, gambar buram, dan teriak-teriak lebay. Setelah menonton Incantation, kamu mungkin akan berpikir berbeda. Layaknya Exit 8, film horor psikologis Taiwan ini juga berhasil menggunakan alur non-linier dan ilusi visual untuk memanipulasi rasa takut audiens.
Ceritanya berpusat pada Ruo Nan (diperankan oleh Tsai Hsuan Yen), perempuan yang 6 tahun lalu tanpa sadar melanggar pantangan kuno ketika ikut mendokumentasikan ritual mistis di sebuah desa terpencil. Tindakannya memicu kutukan mematikan yang terus membayanginya hingga sekarang, bahkan mengancam keselamatan putri kecilnya. Dari sini, lewat rekaman personal dan potongan video lama, kamu bakal diajak mengikuti perjalanan "mengguncang" Ruo Nan dalam mencari jalan keluar.
3. Siksa Kubur (2024)
Jika Exit 8 sukses bikin waswas lewat lorong stasiun yang terasa endless-nya, film horor psikologis Indonesia karya Joko Anwar ini menawarkan keresahan yang gak kalah menghantui. Siksa Kubur berpusat pada Sita (diperankan oleh Faradina Mufti) yang hidupnya jungkir balik setelah kehilangan orangtua akibat serangan bom bunuh diri. Peristiwa ini membuat Sita yakin bahwa azab kubur hanyalah mitos dan terobsesi mencari pendosa terbesar untuk membuktikannya.
Joko Anwar jelas tahu cara meramu horor yang bukan sekadar jump scare. Di sini, atmosfer mencekam hadir lewat ide filosofis yang dekat dengan kultur Indonesia, yakni tentang bagaimana manusia berdamai dengan konsep dosa, kematian, dan kehidupan setelahnya. Gak heran kalau tahun lalu, Siksa Kubur sukses meraup lebih dari 4 juta penonton di bioskop tanah air!
4. Shaitaan (2024)
India juga punya film horor psikologis di Netflix yang bisa kamu tonton setelah Exit 8, yakni Shaitaan. Film ini sebenarnya remake dari film Gujarat berjudul Vash (2023), tapi dikemas lebih megah dengan jajaran bintang Bollywood papan atas. Menariknya, rasa terjebak dan kehilangan kendali yang bikin karakter utamanya rapuh, seperti dalam Exit 8, juga bisa kamu temukan di sini.
Shaitaan mengikuti liburan Kabeer (diperankan oleh Ajay Devgn), istrinya, Jyoti (diperankan oleh Jyothika), dan dua anak mereka, Janvi (diperankan oleh Janki Bodiwala) dan Dhruv (diperankan oleh Anngad Raaj), di sebuah farmhouse keluarga. Liburan mereka tampak normal sampai bertemu Vanraaj (diperankan oleh R. Madhavan), pria misterius yang diam-diam memberi Janvi permen berisi mantra gaib. Sejak itu, Janvi berubah jadi boneka hidup yang dikendalikan Vanraaj, dan keluarga Kabeer pun harus berjuang keras melawan teror yang tak kasatmata.
5. The Whole Truth (2021)
Terakhir, ada The Whole Truth, film horor psikologis Thailand yang gak kalah seru. Kisahnya mengikuti dua saudara, Pim (diperankan oleh Sutatta Udomsilp) dan Putt (diperankan oleh Nattapat Nimnirawat), yang harus tinggal bersama kakek-nenek yang baru pertama kali mereka temui setelah ibu mereka terbaring koma. Kehidupan di rumah itu sudah cukup janggal, sampai akhirnya mereka menemukan lubang misterius di dinding yang memperlihatkan sosok menyeramkan sekaligus potongan masa lalu keluarga mereka.
Gak hanya melemparmu dengan misteri, The Whole Truth juga punya nuansa klaustrofobik yang terasa menekan dari awal hingga akhir. Rumah kakek-nenek Pim dan Putt seolah jadi labirin penuh rahasia, mirip dengan liminal space dalam Exit 8 yang bikin penonton merasa tersesat sekaligus curiga pada setiap detail kecil di sekitarnya.
Kesimpulan
Kelima film di atas bisa jadi pelarian sempurna buat kamu yang masih belum move on dari pengalaman menegangkan Exit 8. Namun, siap-siap, karena semuanya punya permainan psikologis yang bikin pikiranmu kerja lembur setelah menontonnya!
Posting Komentar